by

Diduga Terjadi Manipulasi Order, Driver Maxim Bagansiapi Minta Audit Menyeluruh dan Transparansi Sistem

-Riau-62924 Views

Bagansiapi,Riau – Sejumlah mitra pengemudi (driver) Maxim di wilayah Bagansiapiapi menyuarakan dugaan adanya praktik manipulasi order yang diduga dilakukan oleh oknum admin kantor Maxim setempat. Dugaan tersebut dinilai telah merugikan banyak driver, mulai dari menurunnya pendapatan harian hingga pemotongan saldo secara otomatis tanpa penjelasan yang jelas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para driver mengungkapkan sedikitnya terdapat dua dugaan praktik yang menjadi perhatian.

Pertama, dugaan pengalihan order ke akun driver tertentu. Para driver mengaku order yang semula telah masuk ke akun mereka diduga dipindahkan oleh oknum admin ke akun driver lain. Akibatnya, sejumlah driver mengalami PTO (Penolakan Tugas Otomatis) meski merasa tidak pernah menolak pesanan yang masuk.

Kondisi tersebut disebut berdampak pada menurunnya jumlah order yang diterima, turunnya performa akun, hingga berkurangnya pendapatan harian para mitra pengemudi.

Selain itu, para driver juga menduga adanya perubahan status order yang sebelumnya telah dibatalkan oleh pelanggan. Order yang seharusnya berstatus batal disebut diubah menjadi “Selesai”, sehingga saldo driver otomatis terpotong tanpa adanya persetujuan maupun pemberitahuan terlebih dahulu.

Menurut para driver, dugaan praktik tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga memicu keresahan serta rasa ketidakadilan di kalangan mitra Maxim yang bekerja secara profesional.

Atas kondisi tersebut, para driver meminta manajemen Maxim segera melakukan langkah konkret dengan mengajukan empat tuntutan utama, yakni:

  1. Melakukan audit menyeluruh terhadap sistem, termasuk dugaan pengalihan order dan perubahan status order.
  2. Memberikan transparansi terhadap riwayat order, perubahan status transaksi, serta pemotongan saldo driver.
  3. Menindak tegas oknum yang terbukti menyalahgunakan akses admin apabila dugaan tersebut terbukti.
  4. Menjamin perlindungan serta keadilan bagi seluruh mitra driver Maxim.

Dalam pernyataan yang beredar, para driver menegaskan harapan mereka agar persoalan ini segera mendapat perhatian dari pihak perusahaan.

“Kami bekerja dengan jujur, kami berhak mendapatkan keadilan. Suara driver bukan untuk diabaikan. Stop manipulasi order, stop kerugian driver,” demikian pernyataan para mitra driver.

Para driver berharap manajemen Maxim segera melakukan investigasi secara transparan demi menjaga kepercayaan seluruh mitra dan memastikan sistem operasional berjalan secara adil.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Maxim terkait dugaan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada manajemen Maxim sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(irpan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *